"SELAMAT DATANG DAN TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG"

Jumat, 18 April 2014

Allah maha besar! Makkah adalah Pusat Bumi

Makkah—juga disebut Bakkah—tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat 648px-Mecca_skylineyang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).
Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk ‘bukit’. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi.
Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.
Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? Jawaban adalah ya.
Nabi bersabda, ‘Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas.’ Dan ini didukung oleh fakta tersebut.
Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?
Makkah Pusat Bumi
Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.
Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.
Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.
Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:
‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)
Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich


Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.
Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.
Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit
Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman,
‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)
Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
Nabi bersabda, ‘Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.’
Thawaf di Sekitar Makkah
Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.
Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.
Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.
Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.
Note:
Yang pernah belajar Matematika, mungkin pernah mendengar nama Fibonacci. Dia adalah seorang ahli matematika yang hidup di era middle age di Aljazair. Masa kecilnya pernah berguru kepada seorang ahli matematika Muslim, hingga akhirnya Fibonacci membawa ilmu tersebut mengguncang Eropa.
Golden Ratio ialah Ratio yang Betul-Betul mencengangkan.
Sebentar lagi, Anda akan melihat bukti-bukti ilmiah luar biasa dari misteri yang tetap tersembunyi di Kota Suci Mekkah Selama Ribuan Tahun. Mekkah dikehendaki sebagai arah bersujud, tempat konvensi miliaran umat Islam dan sebagai pusat suci Islam. Orang-orang Muslim, yang sanggup, disunahkan untuk pergi melakukan perjalanan melalui Ka’bah, Muzdelife dan Arafat dan untuk berkumpul di kota suci.
Phi Konstan-1,618, jumlah Nilai unggulan matematika. Sang Pencipta selalu menggunakan nomor yang sama dalam berbagai peristiwa di alam semesta, dalam pulse hati kita, rasio aspek spiral DNA, di desain khusus yang disebut alam semesta dodecehadron, dalam aturan array daun tanaman yang disebut phylotaxy, dalam bentuk serpihan salju, kristal, dalam struktur spiral banyak galaksi. Pencipta menggunakan nomor yang sama, jumlah rasio emas senilai 1,618 …
Ditetapkan bahwa rasio ini telah digunakan untuk desain arsitektur, bahkan Piramida di Mesir. Kepler astronom terkenal, Mendefinisikan Angka ini sebagai Penemuan yang Terbaik. Banyak pelukis terkenal, insinyur dan arsitek, seperti Leonardo Da Vinci, telah menggunakan rasio ini dalam karya seni mereka selama ratusan tahun.
Proporsi jarak antara Mekah dan Kutub Utara dengan jarak antara Mekah dan Kutub Selatan adalah persis 1,618 yang merupakan Golden Ratio. Selain itu, proporsi jarak antara Kutub Selatan dan Mekah dengan jarak antara kedua kutub adalah lagi 1,618 unit.
mecca_golden-point4
Keajaiban belum selesai The Golden Ratio Point of the World adalah di kota Mekkah menurut peta lintang dan bujur yang merupakan penentu umum manusia untuk lokasi.
Proporsi jarak timur ke barat Mekah jarak garis solstice lagi 1,618 unit. Selain itu, seperti ditunjukkan pada Gambar, proporsi jarak dari Mekah ke garis titik balik matahari dari sisi barat dan perimeter garis lintang dunia pada saat itu juga mengejutkan sama dengan rasio emas (Golden Ratio), 1,618 unit. The Golden Ratio Point of the World selalu dalam batas kota Mekkah, di dalam Daerah Suci yang meliputi Ka’bah menurut semua sistem pemetaan kilometrical meskipun variasi kecil dalam perkiraan mereka.
mecca_golden-point11
mecca_golden-point2
Di rumah, Anda dapat tepat mengukur jarak antara dua titik Dunia melalui Google World’s ruler feature. Jika Anda ingin, Anda dapat dengan mudah memverifikasi kebenaran rasio yang diberikan dengan menghitung garis lintang dan garis bujur atau bahkan dengan menggunakan kalkulator sederhana.Pada gambar, Anda awalnya melihat bagaimana untuk menemukan titik mulai dan berakhir di kota Mekah dan Kutub Utara. Sehubungan dengan bujur dan lintang positif nilai-nilai dan dengan mengambil sudut yang melayang ke tanah, tetapi tidak ke laut, single Golden Ratio Point of the World adalah Mekah.
Phi matrix program, program Amerika yang digunakan untuk menampilkan rasio emas pada gambar. Jika kita mengasumsikan bujur dan lintang peta Dunia sebagai lukisan abadi yang memiliki kedalaman tak berujung, lalu buka di dalam program ini, kita akan menemukan bahwa Golden Ratio Point of the World adalah Kota Mekkah.
Sumber :
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2681679
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2681679&page=2
About these ads

KUBURAN RAHASIA

1471345_3737052802212_20223477_n
Sebuah cerita yang pernah diceritakan oleh guru kita Al-Ustadz Abdussalam hafizhahullaahu ta’ala. Syahdan, tersebutlah seorang bapak penjaga kuburan yang berpesan dan menyuruh anaknya untuk merantau menuntut ‘ilmu.
Sang bapak berkata kepada anaknya : “Pergilah engkau nak, belajar menuntut ‘ilmu agar engkau pintar dan jadi orang besar, tidak jadi penjaga kuburan seperti bapakmu.”
Bapaknya melanjutkan : “Ini aku beri modal seekor keledai untuk membantu perjalananmu nak !!”
Pergilah sang anak, belajar menuntut ‘ilmu bersama keledai pemberian bapaknya. Truss dia jalan jauh dan jauh. Setelah sudah jauh, sang keledai ternyata sakit-sakitan dan akhirnya mati. Maka sang anak pun menguburkan keledainya sembari menangis, menangisi nasibnya (meratap), bagaimana kelanjutannya menuntut ‘ilmu seperti pesan bapaknya?!
Setelah selesai mengubur keledainya, sang anak pun masih menangis di atas kuburan keledainya, masih bersedih.
Tiba-tiba, datang di sampingnya seseorang yang turut menangis bersamanya. Orang-orang pun melihat 2 (dua) orang menangis di atas sebuah kubur. Akhirnya datang lagi orang ketiga dan keempat yang menangis di kuburan tersebut.
Keesokan harinya, orang yang datang dan menangis lebih banyak lagi, bahkan kali ini bukan sekedar menangis, tapi memberikan uang kepada si anak. Trus demikian, sampai kuburan keledai itu pun ramai dengan peziarah…
Kembali kepada sang bapak, yang ternyata sekarang kuburannya sepi. Akhirnya ada orang yang menyampaikan kepada sang bapak, bahwa di kota seberang ada kuburan keramat yang ramai, itulah yang menjadi saingan sehingga kuburan sang bapak menjadi sepi. Akhirnya sang bapak mencoba menyusul ke kuburan saingan tersebut, mencari tau kuburan siapakah gerangan.
Tiba di kuburan tersebut, sang bapak pun kaget bukan kepalang, ternyata penjaga kuburan saingan yang ramai itu adalah anaknya sendiri. Sang bapak pun sontak bertanya kepada si anak : “Bagaimana kamu ini!?! Aku suruh pergi belajar, sekarang malah jadi penjaga kuburan!! Trus ke mana keledai yang kuberikan kepadamu?!”
Sang anak pun menjawab sembari bisik : “Sssstt!! Jangan keras-keras bapak, keledai itu sudah mati dan ini adalah kuburan keledai itu, dan sekarang kuburannya ramai.”
Sang anak melanjutkan : “Tapi ngomong-ngomong pak, kuburan yang bapak jaga selama ini tu, kuburan siapa pak ??”
Sang bapak pun menjawab sembari berbisik : “Ssssstt!! Jangan keras-keras nak, kuburan itu sebenarnya adalah kuburan bapaknya keledai kamu!!”
“”””””””””””””
Hikmahnya???? Silakan disimpulkan masing-masing deh.
Sembari menelaah dan menyimpulkan hikmahnya, simak juga yang ini, kalau yang ini nyata benar-benar kejadian disekitar kita. Yang ini bahkan lebih parah, kalo (contoh) yang di atas itu kuburan masih ada “penghuninya” walau cuman keledai, lha yang ini malah kosong :
http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/28912/empat-tahun-menziarahi-liang-kuburan-yang-kosong.html
http://m.okezone.com/read/2013/02/15/513/762622
Dari fans page Membedah Bid’ah.
(Copas dari FB Pentingnya Ilmu Sebelum Beramal)

CERITA TENTANG BATU DAN EMAS

1514557_3890088228002_1184464873_n
Seorang ibu tersenyum kepada istri anaknya setelah berlalu bulan madu keduanya.
Dia berkata, “Engkau telah membuat putraku rajin shalat ke masjid. Engkau berhasil dalam waktu 30 hari saja, padahal aku telah berusaha menasihatinya selama 30 tahun!” Menantu itupun mengalirkan air mata…
Menantu itu berkata, “Apakah anda telah mengetahui wahai ibuku, kisah tentang batu dan harta?
Dikisahkan bahwasana ada sebuah batu besar yang menghalangi jalannya manusia. Maka seorang laki-laki dengan sukarela berusaha memecahkan batu itu dan menyingkirkannya. Dia memukul batu itu dengan kapak hingga 99 kali, tapi batu itu tidak bergeming. Dia sangat kelelahan…
Ketika itu datanglah seorang laki-laki dan menawarkan bantuan… Dia memukul batu besar itu dengan kapak dengan sekali pukulan, tiba-tiba batu itu pun pecah!
Ternyata di bawah batu itu terdapat sekantung emas.
Berkatalah laki-laki kedua ini, “Emas ini adalah milikku, karena akulah yang telah memecahkan batu ini!”
Keduanya pun mencari keadilan kepada hakim.
Orang yang bertama berkata, “Hendaknya sebagian harta itu diberikan kepadaku, karena aku telah memukul batu itu sebanyak 99 pukulan, kemudian aku sampai keleahan!”
Laki-laki kedua berkata, “Tidak, harta itu adalah milikku seluruhnya, karena akulah yang memecahkan batu itu!”
Hakim itu berkata, “Engkau wahai laki-laki yang pertama, engkau mendapatkan 99 bagian dari harta ini, adapun engkau laki-laki yang memecahkan batu, bagimu satu bagian saja, seandainya laki-laki pertama ini tidak memukulnya sampai 99 kali maka batu itu tidak akan pecah pada pukulan ke 100!”
Sungguh … di dalam kisah ini terdapat pelajaran akhlaq yang agung…
1. Seorang ibu, seorang ibu yang telah berusaha menasihati putranya untuk shalat selama 30 tahun tanpa putus asa, kemudian dia merasa gembira dengan anaknya yang shalat karena pengaruh dari istrinya, meskipun anaknya itu tidak memedulikan nasihat ibunya selama 30 tahun!
2. Mmenantu yang agung akhlaqnya! Dia tidak menyematkan keutamaan kepada dirinya, bahkan dia menjadikan keutamaan itu sepenuhnya milik ibu tersebut, karena ibu itu telah meletakkan asas kepada anaknya, satu demi satu… hingga tersisa satu bagian terakhir, yang disempurnakan oleh dirinya…
Sudahkah anda demikian…
Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik kepada keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik di antara kalian kepada keluargaku”

Rabu, 19 Februari 2014


BAPAS DALAM PERSPEKTIF SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK

Oleh : Andi Wijaya Rivai
Lahirnya Undang Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) memberikan harapan yang sangat besar bagi Kementerian Hukum dan HAM (c.q. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan) untuk segera memperkuat eksistensi Balai Pemasyarakatan dalam proses peradilan. Hal ini tidak lain karena UU SPPA ini memberikan peran yang begitu besar bagi Balai Pemasyarakatan (Bapas) dalam penanganan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Bapas, melalui petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK), tidak hanya menjadi instansi yang diberikan tugas untuk melakukan penelitian kemasyarakatan berkaitan dengan anak yang terlibat dalam perkara pidana sebagaimana yang pernah diatur dalam UU Pengadilan Anak. Tetapi, melalui UU SPPA ini, Bapas menjadi salah satu unsure penting dalam proses penyelesaian tindak pidana yang dilakukan atau melibatkan anak.
UU SPPA ini mengatur secara jelas dan tegas peran yang harus, bahkan pada beberapa peran mempunyai gradasi ‘wajib”, dijalankan oleh Bapas. Peran yang dijalankan Bapas tersebut bergerak sejak tahap penyelidikan sampai dengan tahap pembimbingan setelah menjalani pidana. Namun demikian, semangat yang terkandung dalam UU SPPA ini adalah dengan mengedepankan upaya pemulihan secara berkeadilan (Restoratif Justice) dan menghindarkan anak dari proses peradilan (Diversi). Oleh karena itu, Pasal 7 ayat (1) menyebutkan bahwa pada tingkat penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan perkara Anak di pengadilan negeri wajib diupayakan Diversi. Namun perlu juga dipahami bahwa tidak semua jenis tindak pidana dapat dilakukan Diversi. Diversi ini dilaksanakan dalamhal tindak pidana dilakukan:
  1. Diancam dengan pidana penjara di bawah 7 (tujuh) tahun; dan
  2. Buka nmerupakan pengulangan tindak pidana.
Sedangkan jika perkara anak harus masuk dalam proses peradilan, maka Bapas (dalam hal ini Pembimbing Kemasyarakatan) atau pendamping lain sesuai dengan ketentuan peraturanperundang-undangan mempunyai kewajiban untuk memberikan pendampingan terhadap anak dalam setiap tingkat pemeriksaan (lihat Pasal 23 ayat (1)).
Secara lebih rinci, merujuk pada UU SPPA, dapat dikemukakan peran Bapas dalam penanganan anak yang berhadapan dengan hukum, sebagai berikut:
  1. Proses Diversi
Dalam proses Diversi, Bapas mempunyai peran strategis, yaitu:
  1. petugas PK Bapas harus terlibat dalam proses diversi yang dilakukan pada setiap tingkat pemeriksaan. Keterlibatan petugas PK Bapas ini adalah dengan memberikan pertimbangan kepada penyidik, penuntut umum, dan hakim selama proses diversi tersebut. Pertimbangan ini dimuat dalam hasil penelititan kemasyarakatan (litmas) yang dilakukan oleh petugas PK Bapas. (lihat pasal 8 dan 9 UU SPPA)
  2. memberikan rekomendasi tentang bentuk kesepakatan Diversi yang dilakukan oleh Penyidik untuk menyelesaikan tindak pidana yang berupa pelanggaran, tindak pidana ringan, tindak pidana tanpa korban, atau nilai kerugian korban tidak lebih dari nilai upah minimum provinsi setempat, harus didasarkan pada rekomendasip Petugas PK Bapas. Bentuk kesepakatan Diversi dapat berupa:
  1. pengembalian kerugian dalam hal ada korban;
  2. rehabilitasi medis dan psikososial;
  3. penyerahan kembali kepada orang tua/Wali;
  4. keikutsertaan dalam pendidikan atau pelatihan di lembaga pendidikan atau LPKS paling lama 3 (tiga) bulan; atau
  5. pelayanan masyarakat paling lama 3 (tiga) bulan.
(lihat pasal 10 UU SPPA)
  1. setelah kesepakatan Diversi disetujui dan dilaksanakan, petugas PK Bapas wajib melakukan pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan. Dalam hal kesepakatan Diversi tidak dilaksanakan dalam waktu yang ditentukan, Pembimbing Kemasyarakatan segera melaporkannya kepada pejabat yang bertanggung jawab. Pejabat yang bertanggung jawab wajib menindaklanjuti laporan dalam waktu paling lama 7 (tujuh) hari. (liha tpasal 14 UU SPPA)
  2. petugas PK Bapas juga terlibat dalam pengambilan keputuan dalam proses diversi dalam hal anak belum berumur 12 (dua belas) tahun. Keputusan yang diambil adalah dalam bentuk:
    1. menyerahkannya kembali kepada orang tua/Wali; atau
    2. mengikutsertakannya dalam program pendidikan, pembinaan, dan pembimbingan di instansi pemerintah atau LPKS di instansi yang menangani bidang kesejahteraan sosial, baik di tingkat pusat maupun daerah, paling lama 6 (enam) bulan.
Terhadap keputusan tersebut di atas, Bapas wajib melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pendidikan, pembinaan, dan pembimbingan kepada Anak. Dalam hal hasil evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Anak dinilai masih memerlukan pendidikan, pembinaan, dan pembimbingan lanjutan, masa pendidikan, pembinaan, dan pembimbingan dapat diperpanjang paling lama 6 (enam) bulan. (lihat pasal 21 UU SPPA)
Itulah peran yang diemba noleh Bapas sejak awal proses Diversi hingga pelaksanaan keputusan Diversi.
  1. Tahap Penyidikan
Dalam tahap penyidikan, peran petugas PK Bapas adalah memberikan pertimbangan atau saran kepada penyidik setelah tindak pidana dilaporkan atau diadukan. Dalam hal ini, permintaan pertimbangan atau saran kepada petugas PK Bapas merupakan kewajiban bagi penyidik. (lihat pasal 27 UU SPPA) Makna yang terkandung dalam pasal ini adalah apabila penyidik tidak meminta pertimbangan atau saran kepada PK Bapas terkait penanganan anak maka dapat dikatakan proses penyidikan tersebut batal demi hukum (tidak sah).
Selanjutnya, berdasarkan pasal 28 UU SPPA, Bapas mempunyai kewajiban untuk menyerahkan penelitian kemasyarakatan kepada Penyidik dalam waktu paling lama 3 x 24 (tiga kali dua puluh empat) jam setelah permintaan penyidik diterima.
  1. Tahap Pemeriksaan Pengadilan
Pada tahap pemeriksaan pengadilan, peran strategis Bapas adalah:
  1. Memberikan pendampingan terhadap anak dalam siding pengadilan. (Pasal 55 UU SPPA)
  2. Membacakan laporan hasil penelitian kemasyarakatan setelah surat dakwaan dibacakan. (Pasal 57 UU SPPA)
  3. Hadir pada saat pemeriksaan Anak Korban dan/atau Anak Saksi. (Pasal 58 ayat (2) UU SPPA)
  4. Dan melakukan pendampingan terhadap Anak Korban dan/atau Anak Saksi yang dilakukan pemeriksaan langsung jarak jauh dengan alat komunikasi audiovisual. (Pasal 58 ayat (3) UU SPPA)
Laporan hasil penelitian kemasyarakatan yang disampaikan oleh PK Bapas wajib menjadi bahan pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan dalam perkara anak. Dan apabila laporan penelitian kemasyarakatan ini tidak dipertimbangkan dalam putusan Hakim, maka putusan batal demi hukum. Pengadilan mempunyai kewajiban memberikan petikan putusan pada hari putusan diucapkan, selain kepada Anak atau Advokat atau pemberi bantuan hokum lainnya, dan Penuntut Umum, juga memberikan kepada Pembimbing Kemasyarakatan. Sedangkan salinan putusan wajib diberikan paling lama 5 (lima) hari sejak putusan diucapkan kepada Anak atau Advokat atau pemberi bantuan hokum lainnya, Pembimbing Kemasyarakatan, dan Penuntut Umum.
Mencermati  peran Bapas yang begitu besar dalam penanganan dalam perkara anak sebagaimana yang diatur dalam UU SPPA, maka memperkuat Bapas merupakan satu hal yang wajib segera dilakukan. Sudah semestinya, Bapasdipenuhi dengan petugas PK yang mempunyai kompetensi yang memadai sehingga mampu menyajikan laporan hasil penelitian kemasyarakatan yang layak bagi aparat hukum lain (Polisi, Jaksa, atau Hakim) dalam menentukan keputusan terhadap anak; mampu melakukan pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan terhadap Anak selama proses Diversi dan pelaksanaan kesepakatan, termasuk melaporkannya kepada pengadilan apabila Diversi tidak dilaksanakan. Pada tataran lebih jauh, kebutuhan tentang petugas PK yang memiliki kompetensi yang memadai ini juga mempunyai peran penting dalam ikut menentukan program perawatan Anak di Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS) dan pembinaan Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) bersama dengan petugas pemasyarakatan lainnya dan melakukan pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan terhadap Anak yang memperoleh asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat.
Jika demikian besarnya peran yang harus diemban oleh Bapas, masihkah kita ragu untuk memperkuat danmembesarkannya? SeharusnyaTIDAK.
Terus berkarya untuk Pemasyarakatan yang lebih baik.

MENKUMHAM : BEBAS BERSYARAT BISA DICABUT

Pembebasan bersyarat yang diberikan kepada ‘ratu mariyuana’ Schapelle Leigh Corby terus menuai protes. Pemerintah dinilai tunduk terhadap pemerintah Australia dan mengingkari komitmen memberantas peredaran narkotika di Tanah Air.
Kepada wartawan Media Indonesia Sri Utami, Menkum dan HAM Amir Syamsuddin menegaskan kewenangan memberikan pengampunan tersebut sudah tepat. Berikut petikan wawancaranya.
Apa alasan pemerintah akhirnya memberikan pembebasan bersyarat?
Sudah berulang kali saya katakana bahwa saya melaksanakan undang-undang dan pembebasan bersyarat tiga hari lalu itu bukan khusus untuk Corby, ada tiga orang asing. Corby salah satu dari 900 narapidana narkotika, diantara 1700 warga pidana yang berhak menerima pembebasan bersyarat.
Bebas maksud Anda?
Bebas itu bukan bebas murni keluar dari penjara. Dia masih berstatus narapidana. Dia harus menjalani, mematuhi peraturan itu sampai 2017.
Artinya Corby bisa meninggalkan Bali, begitu?
Dia harus meninggalkan tempatnya dengan pengawasan balai pemasyarakatan dan kejaksaan disana dan harus dengan sepengetahuan.
Jadi Corby bisa bebas keluar Bali?
Saya tidak boleh mengatakan tidak bisa. Itu sepenuhnya balai pemasyarakatan dan kejaksaan disana yang mengawasi.
Undang-undang kita sangat tegas melawan segala bentuk narkoba, tapi aplikasinya justru lembek. Menurut Anda?
Lembeknya dimana? Kalau soal pengampunan atau grasi, itukan hak konstitusional yang diberikan Presiden. Jangan karena Presiden melaksanakan haknya, lalu UU dikatakan lembek. Itu konstitusional yang mengaturnya.
Bagaimana dengan Komitmen Presiden yang mencanangkan 2014 sebagai tahun penyelamatan pengguna narkoba?
Oke, pencanangan boleh pencanangan. UU dan peraturan pelaksanaanya itu sudah mengatur dengan jelas dan mereka yang diberikan hak itu ialah mereka yang memenuhi peraturan yang ada.
Selalu bisa terjadi bahwa manakala ada persyaratan dilanggar oleh narapidana yang melanggar, (pembebasan bersyarat) akan dicabut.
Jaminan Corby tidak lari dari Indonesia?
Lo, kan semua sudah diatur. Ada iparnya yang menjamin. Kalau dia lari dari Indonesia, kita tinggal meminta kepada aparat dan dia akan langsung masuk dalam daftar pencarian orang.
Sumber : Media Indonesia, Edisi Selasa 11 Februari 2014 Halaman 3

PEMBEBASAN BERSYARAT BISA DICABUT DAN DIBATALKAN

Jakarta, INFO_PAS. "Pembebasan Bersyarat bisa dicabut dan dibatalkan," demikian dikatakan Direktur Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas) dan Pengentasan Anak, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS),  Mardjoeki di Grand Boutique Hotel Jakarta, Rabu (3/10).
Untuk itulah, Marjoeki mengaku perlunyaStandar Operasional Prosedur (SOP) Pencabutan dan Pembatalan SK Pembebasan Bersyarat (PB), agar petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas memiliki pedoman standar, efektif dan efisien dalam menunjang tugasnya. 
Sebanyak 30 orang peserta yang terdiri dari pegawai Ditjenpas, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta  dan perwakilan Bapas se-DKI,  terlibat dalam kegiatan pembahasan SOP Balai Pemasyarakatan (Bapas) yang diselenggarakan dari tanggal 3 - 5 Oktober 2012.
 “Selama ini  pemberian hak Pembebasan Bersyarat (PB) kepada klien Pemasyarakatan masih dianggap sebagai pemberian yang permanen bagi narapidana, itu terlihat dari jumlah pelanggaran yang dilakukan narapidana dalam pelaksanaannya. Padahal pelanggaran-pelanggaran itu dapat membuat narapidana kehilangan SK PB-nya,” kata Mardjoeki.
Dari kegiatan ini, Mardjoeki berharap petugas Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas yang mempunyai tugas dan fungsi pembimbingan dan pengawasan,  akan lebih konsisten terhadap pelaksanaan PB.
“Dengan menggunakan SOP, tujuan peningkatan serta penguatan peran dan fungsi Bapas dapat terwujud, berdasar ketatalaksanaan yang baik,” harap Mardjoeki.
Lebih lanjut, Mardjoeki berpesan bahwa kemampuan untuk merumuskan pemikiran-pemikiran konsepsional sistematis harus seiring dengan keberadaan perundang-undangan, mengingat di era reformasi ini segala langkah maupun kebijakan yang akan dilakukan harus memiliki dasar hukum.
“Selalu bersikap profesional dengan menjaga komitmen dan integritas moral dalam melaksanakan tugas, serta tetap memperhatikan rambu-rambu hukum yang berlaku,” demikian pesannya.
Sementara itu Kasubdit Bimbingan dan Pengawasan Klien Dewasa, Rachmayanti mengungkapkan bahwa selama rentang waktu Januari sampai dengan September tahun 2012, tercatat klien Bapas se-Indonesia berjumlah 41.926, yang telah dicabut SK PB-nya sebanyak 222 klien dan yang dibatalkan pembimbingannya ada 12 klien.
Sedangkan, tahun 2011 dari 36.366 klien yang menjalani Pembebasan Bersyarat tercatat 298 klien dicabut pembimbingannya dan 27 klien dibatalkan Sk Pembebasan Bersyaratnya. (AM)

Rabu, 18 Desember 2013

Mendeteksi dan Menanggulangi Santet


“Santet”….Wuihhhh…sebuah kata yang bikin merinding bulu kuduk siapa aja yang mendengarnya, sebuah kata yang masih jadi bahan perdebatan, jadi bahan seminar para intelektual, jadi bahan gosip diwarung2, pos ronda, pojok jalan, sampe pengajian.

Semua sibuk mengkaji, membahas dan memperdebatkan. Ada yang pro ada yang kontra, ada yang percaya ada yang nggak, ada yang serius menyimak ada pula yang menganggapnya cuma omong kosong belaka alias sampah.
Masalah kejahatan ilmu hitam spt santet, emang akan terus menjadi polemik yang gak habis2, dibilang ada tapi gak keliatan dan emang secara empiris gak ada bukti, dibilang gak ada juga tapi banyak korban yang berjatuhan, malah yg lebih kontravesial ada yang usul kalo santet dimasukkan kedalam perundang2an dan dimasukkan ke jalur hukum melalui peradilan…hihihi..ini lucu nih mungkin nanti ada UUD Undang-Undang Disantet hehehe…saksi dan terdakwanya Jin hehehe…lucu kali ya dan udah dipastikan dipersidangan nanti gak ada yang nonton..pada takut….
Lalu apa sih santet itu, gimana cara kerjanya…????
Santet adalah bagian dari kejahatan ilmu hitam, yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab (dukun) dengan mahluk halus/Jin sebagai mediator.diliat dari cara kerjanya santet dibagi dua yaitu :
-Dematrialisasi (proses perubahan materi menjadi non materi)
masih ingetkan film Matrix?, ituloh film yang dibintangin Saya…eh salah…maksudnya yang dibintangin Keanu Reeves yang mirip saya…halah ngaku2 aja…sih…
Di Film itu menggambarkan bahwa Semua benda dan mahluk hidup (manusia, hewan, tumbuhan) yang berada didunia sesungguhnya adalah kumpulan partikel2 kecil yang disebut Matrix. ya, memang jasad manusia, hewan (jasad ya bro…bukan roh..) dan semua benda sesungguhnya kumpulan partikel2 kecil yang dipadatkan, dan dengan meminjam rumus Einstein E=MC2 , bahwa benda padat apapun dengan Kepadatan Massa (M) dengan kecepatan yang melebihi kecepatan Cahaya ‘(C) dapat diurai menjadi partikel2 kecil atau semacam energi yang gak keliatan. Proses perubahan materi menjadi energi yang keliatan alias non materi ini dalam Ilmu Bela diri disebut Dematrialisasi. Dengan prinsip hukum inilah para dukun mengubah materi atau benda apapun seperti Paku, jarum, pecahan kaca, ijuk, rambut atau hal-hal yang lebih seram lagi yang berbau kuburan seperti Pecahan Batu nisan, tanah kuburan, sobekan kain kafan, tali pocong, dll menjadi non materi atau energi yang gak keliatan.
Cara kerja dematrialisasi ini bisa dengan tenaga dalam, kekuatan bathin atau meminta bantuan mahluk halus/Jin.Kemudian Energi yang gak keliatan ini dimasukkan kedalam minuman atau makanan dalam bentuk “Paket Hemat”, dan paket hemat tsb dikirim ke korban yang juga melalui kurir yang dilakukan oleh Jin juga, hasilnya si korban yang meminum atau memakan paket yang berisi benda2 padat tsb akan kelojotan muntah darah, perut kembung, pendarahan, dll
Ya iyalah…gimana nggak. Lah wong paku atau silet masuk kedalam tubuh orang itu menghambat peredaran darahnya sehingga darah menjadi gak bisa ngalir dan berbalik arah, sistem tubuh jadi kacau dan rusak. Masih syukur jika benda2 itu bisa berubah wujud ke bentuk aslinya, nah kalo nggak, alat2 kedokteran yang paling canggih manapun gak akan bisa mendeteksi kehadiran benda2 tsb hehehehe…masih kalah canggih ama dukun….
- Cara kedua adalah cara langsung, yakni langsung Si Jin lah yang menjdi pemeran utamanya, tanpa harus menggunakan benda2 aneh tsb. Para jin suruhan inilah yang langsung ditugaskan untuk “mengerjai” sang korban, Si Jin itu mengerjai bisa dengan berbagai cara, mengganduli (orang/korban itu spt bongkok, spt menggendong sesuatu yang berat), memeluk, mencekik, menduduki, sehingga korban akan susah bernapas, pusing, badan terasa berat, susah tidur. Dan yang lebih canggih lagi adalah dengan menggunakan aura negatip dari jin itu atau dengan memancarkan gelombang Electro Enchepalo Magnetis yang dipunyai Jin, dengan keberadaan jin yang beraura negatip tsb, si dukun mengirim getaran gelombang yang berbentuk partikel untuk mempengaruhi gelombang otak korban sehingga korban akan sering pusing dan berhalunisasi lalu berteriak2 ketakutan seperti melihat penampakan mahluk yang menakutkan, bukan itu saja dia juga suka mendengar suara2 yang gak jelas, mimpi seram dan buruk, sehingga otak kehilangan kontrol mengakibatkan orang itu menjadi gila, beraktifitas seksual yang menyimpang, emosi gak terkendali hingga bunuh diri. Dikalangan bisnis, cara inilah yang diambil, melalui getaran gelombang energi negatip inilah para jin menghalau para rekan bisnis korban atau customer untuk gak datang membeli atau menolak tawaran bisnis, sehingga usaha yang biasa ramai menjadi sepi atau tender gak dapat2 dan lama kelamaan mengalami kebangkrutan.
Sama seperti sifat Santet yang berbau mistis dan gaib, maka solusi yang ditawarkan untuk menanggulanginyapun selalu bernapas mistis, spiritual dan religius, beberapa cara tsb antara lain;
Tidur Diatas Lantai
Tau nggak, Kenapa semua mahluk halus gak pernah menyentuh bumi? Dia pasti akan melayang sekitar 10-15 cm diatas tanah.
Yap, karena sifat tanah dan api adalah sifat yang berlawanan, konon tanah/bumi mempunyai energi positip, karena itu para lelembut (Jin) gak pernah menginjak tanah akaibat pengaruh tanah terasa panas bagi bangsa mereka. Maka bila ingin terhindar dari kejahatan ilmu hitam spt santet dianjurkan untuk membiasakan tidur di lantai, Ilmu santet yang dilancarkan biasanya berjarak 50 cm diatas tanah., untuk itu bila seseorang tidur diatas tanah akan terhindar dari bahaya santet.
Merang Ketan Hitam
menurut kepercayaan agar terhindar dari kejahatan ilmu hitam adalah dengan cara membawa merang ketan hitam kemanapun anda pergi (Merang = batang pohon yang dikeringkan dan dibakar). Secara spiritual merang ketan hitam memiliki power yang positip yang bisa menteralisir kekuatan ilmu hitam.
Palm Merah
menanam palm merah dihalaman depan rumah merupakan metode lain yang dipercaya bisa menetralisir kekuatan santet, konon palm merah merupakan tanaman yang sangat dimusuhi kaum jin yang beraura negatip
Daun Kelor
Untuk menangkal serangan ilmu hitam yang notabene adalah jin suruhan, maka letakkanlah daun kelor di pintu rumah, aura daun kelor yang berenergi positip memang sangat ditakuti mahluk halus yang beraura negatip
Tumbuhan beraura Positip lainnya
Banyak sekali tumbuhan yang beraura positip kuat sekali yang dipercaya dapat mentralisir aura negatip para mahluk halus jahat, dari ribuan bahkan jutaan tumbuhan yang beraura positip yang kuat, yang paling menonjol adalahDewandaru, Kalimasada, Bambu kuning (apalagi yang didalamnya terdapat bambu buta atau bambu tidak berongga), pohon kenanga, sirih (apalagi didalamnya ada sirih yang ketemu urat), stigi, mentawa, songgo langit, nogosari, kayu Rau dan Liwung. Tapi sayang kayu2 atau pohon tersebut masih langka dan susah banget ditemukan.
Disamping metode2 tradisional tsb, penanggulangan ilmu hitam juga bisa dilakukan dengan petunjuk2 religi ke-islaman (maap, karena saya muslim maka yang saya ketngahkan yang saya tau menurut ajaran saya) misalkan agar terhindar dari serangan santet disarankan sebelum tidur harus berwudhu, suci lahir bathin, lalu membaca Al ikhlas, al falaq, An nas, ayat kursi. Sudah dipastikan kita akan terhindar dari santet sampe esok pagi.
Sementara itu di kitab surahul aulia, mengisyaratkan kehebatan amalan ayat Lima untuk menangkal semua kejahatan ilmu hitam, karena didalam ayat Lima terdapat sepuluh hurup Kof. Adapun ayat lima itu terdiri dari; Al baqarah ayat 246, Ali Imran ayat 181, An Nisa ayat 77, Al Maidah ayat 27, dan Ar Ra’d ayat 16.
Adalagi di bebagai kitab, yang menyatakan bahwa dengan mengamalkan do’a Nurbuat (nurul nurbuwah) setiap pagi dan sore atau setelah selesai sholat fardhu, maka jin2 yang beraura negatip akan menyingkir menghindar.
Namun yang lebih penting dari semua itu tentunya adalah usaha kita mendeteksi serangan santet sejak dini, Berikut ini adalah tips sederhana untuk mendeteksi serangan ilmu hitam:
Sediakan telur ayam kampung yang masih baru, baskom, kembang setaman, kain mori satu meter dan tongkat kayu sepanjang satu meter.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengisi baskom dengan air lalu masukkan kembang setaman dan telur kedalamnya.
Kedua, dirumah bagian belakang sebelah kiri, bukalah sedikit genting, lalu taruhlah baskom yang sudah berisi air, kembang setaman dan telur dibawah genting itu, baskom diletakan diatas eternit, atau bisa juga diatas lemari pokoknya ditempat yang tinggi, kain mori putih untuk alas baskom tersebut.
Ketiga, memohonlah kepada Allah yang Maha Mengetahui, agar diberi petunjuk yang benar, lalu tinggalkan baskom tersebut, dan biarkanlah selama tujuh hari tujuh malam.
Setelah tujuh hari tujuh malam, ambillah baskom tsb dan bawalah keluar rumah, lalu letakkan di tanah, ambil tongkat kayu dan pukullah telur yang ada dibaskom.
Bila telur masih berupa telur yang terdiri dari putih dan kuningnya, itu pertanda anda hanya sakit biasa, tanpa ada pengaruh ilmu hitam. Tetapi bila telur yang anda pukul tersebut pecah dan dari dalamnya keluar warna merah, itu berarti anda memang terkena serangan ilmu hitam,
yang perlu diperhatikan, jangan memecah telur dengan tangan, sekali lagi jangan memegang dan memecahkan telur itu dengan tangan, sebab bila telur itu berisi cairan darah atau benda2 lain akan mengakibatkan kondisi anda semakin parah.
Lalu bila baskom terbukti ada santetnya buatlah lubang ditanah dan tanamlah baskom beserta isinya, biar bumi yang menetralisir pengaruh negatip ilmu hitam tersebut.
Santet memang menjadi momok yang menakutkan, karena tak jarang korban mengalami sakit yang begitu menyiksa, sampai ada yang terengut nyawanya dalam hitungan hari, Berikut ini ada seorang Kyai terkenal di kawasan Jawa Timur – Jawa Tengah (maap namanya tidak diberikan, demi privacy dia) untuk menetralisir dan menghilangkan pengaruh dari 3 santet yg ganas dengan ramuan tradisional yang emang banyak tersebar disekitar kita, dan hebatnya lagi dapat dikerjakan sendiri tanpa bantuan paranormal yang bisa menghabiskan uang jutaan untuk upahnya, ramuan ini murah dan sudah banyak terbukti menolong para korbannya. Uniknya ramuan ini campuran bahan tradisional dengan bahan2 kedokteran modern, dia bilang untuk melancarkan peredaran darah dan memulihkan kesehatan korban secara medis. Dia juga bilang bahwa ramuan ini juga pernah diterbitkan di sebuah majalah ibukota beberapa tahun lalu.
Berikut ini santet dan ramuannya untuk menetralisir,
Santet Susuk konde (jawa)
Di Pulau Jawa dikenal berbagai jenis santet yang luar biasa ganas, salah satunya adalah santet susuk konde, yang mampu membuat korbannya selalu mengidap penyakit aneh, jiwanya terganggu bahkan gila, boleh dibilang inilah sebenarnya santet dengan sistem pengendalian pikiran korban secara terpadu, dan jarang sekali ada korban yang bisa disembuhkan apalagi tertolong hidupnya.
Selain santet susuk konde bisa juga santet yang sejenisnya.
Ramuan Minum :
Sediakan sepotong daging kambing kacang tanpa lemak, seekor siput sawah (keong mas) berukuran besar, jahe, lengkuas, segenggam beras merah disangrai, kapulaga dan cengkeh, Kemudian rebus kesemuanya dengan 8 gelas air kelapa dan 3 gelas air perasan parutan bangkuang. Biarkan mendidih dan menjadi sekitar 4 gelas air rebusan yang tersisa.
Siapkan pula 1600 mg N-acetyl-paminophenol (parasetamol), 1500 mg tetra ampicylin, 100 mg saliclat-lamida, 20 mg citurn acyd, 2 butir sacharin dan sejumput garam dapur. Haluskan semuannya hingga menjadi bubuk puyer, lalu bagi menjadi 4 bagian dan bungkus masing2 dengan kertas.
Cara minum, ialah setiap pagi, siang, malam sesudah makan dan menjelang tidur malam. Masing2 sebungkus puyer dan segelas air rebusan ramuan diatas ditambah sesendok makan madu. Kecuali pada saat sesudah minum ketika menjelang tidur, maka harus ditambahkan pula dengan segelas susus murni, ditambah sesendok makan santan kental yang mentah (belum direbus)
Ramuan Cairan pembalur tubuh :
sediakan secukupnya temu jahe emprit (lokal), temu ireng (hitam), sekerat temu kunir (kunyit), Parut kesemuanya, lalu campurkan sejumput ragi tapai halus dan aduk hingga rata, kemudian diamkan dengan cara memeram selama sehari semalam. Sesudahnya masukkan pula beberapa tetes minyak cengkeh dan minyak kayu putih, lalu campur hingga merata. Peras cairannya.
Cara Penggunaannya, ialah dengan membalurkannya ke seluruh tubuh, mulai dari ubun2 kepala hingga ke telapak kaki. Biasanya dibagian yang terkena santet (misal susuk konde) yang disembunyikan, sesaat setelah dilakuakn pembaluran, maka pada bagian tersebut akan mengepulkan asap dan meninggalkan luka bakar kecil. Pembaluran boleh dilakukan berulang2 pada hari2 berikutnya, asalkan luka bakar bekas lepasnya sebagian santet terdahulu telah mengering.
Teluh pelesit matimang (kalimantan)
Santet jenis ini terkenal sangat ganas bagi masyarakat dayak di kalimantan, sebab biasanya korbannya tidak tertolong selewat 40 hari, bahkan banyak yang meninggal dunia akibat santet ini hanya dalam waktu seminggu saja. Untuk menetralisir sekaligus menyembuhkan korban, Pak kyai itu memberikan resep sbb,
Ramuan minum :
sediakan sebonggol rebung bambu buluh, rendam selama sehari semalam dalam air kapur sirih yang sudah ditaburi segenggam garam, temulawak, daun cemara kipas (wangi), sereh dan daun salam. Rebus kesemuanya dengan 8 gelas air kelapa, segelas santan kental dan 2 gelas air perasan parutan labu siam. Biarkan mendidih dan menjadi sekitar 4 gelas air rebusan yang tersisa.
Siapkan pula 2000 mg N-acetyl-paminophenol (parasetamol), 80 mg saliclat-lamida, 20 mg citurn acyd, 20 mg amonium benzoate, 80 mg vitamin B-complexe, sebutir sacharine, sejumput garam dan sejumput tepung ketan hitam. Haluskan semuanya hingga menjadi bubuk puyer, lalu bagi menjadi 4 bagian dan bungkus masing2 dengan kertas.
Car minum, ialah setipa pagi, siang, malam sesudah makan dan menjelang tidur malam. Masing2 sebungkus puyer dan segelas air rebusan ramuan diatas ditambah sesendok makan madu. Kecuali pada saat menjelang tidur malam, ditambah kuning telor sebutir ayam kampung (lokal) dikocok bersama air rebusan ramuan
Ramuan Cairan Pembalur tubuh
sediakan secukupnya temu ireng (hitam), temu kunci, sejumput jinten hitam-ketumbar-kapulaga-pala disangrai dan dihaluskan. Temu ireng dan temu kunci diparut. Peras air jeruk nipis, sejumput tepung beras dan tepung labla (sagu kawung), sejumput ragi tapai dihaluskan. Campurkan kesemuanya hingga rata. Lalu masukkan sejumput ragi tapai dimaksud, diamkan selama beberapa jam dengan cara memeramnya. Lalu tambahkan sejumput baking soda powder kedalamnya. Setelah busa yang ditimbulkannya habis, tambahkan pula kedalamnya sesendok makan santan kental yang diperoleh dari kelapa cangkir gading (kuning) dan sejumput garam serta sedikit kapur sirih, campur kembali hingga rata, lalu peras airnya.
Cara penggunaannya sama, ialah dengan membalurkannya pada seluruh tubuh, mulai bagian ubun2 kepala hingga telapak kaki. Dan biasanya dimana kekuatan santet matimang ini disembunyikan, maka pada bagian tersebut akan terasa bagai kesemutan disertai denyut2 kejutan dan akan memerah kulitnya, yakni sesaat setelah dilakuakn pembaluran. Tentu saja pembaluran inipun harus dilakukan berulang2 dalam sehari selam dua atau tiga hari, sampai si korban bebas dari pengaruh santet tersebut.
Buhul Cacing Abin (Sumatera)
Santet ini tidak asing lagi keganasannya dan sangat terkenal bagi penduduk pulau sumatera, sebab si korban bisa menderita berbagai penyakit aneh, akibat sebagian urat syaraf motor reflesif utama yang terdapat di tulang belakang bagian punggungnya dikuasai oleh pengaruh gaib ilmu hitam tsb. Bahkan bilamana terlambat mendapatkan pertolongan, maka akan berakibat fatal, Yaitu kematian setelah menderita beberapa waktu lamanya.
Tidak hanya santet Buhul Cacing abin saja, Bisa juga ramuan ini untuk santet khususnya yang terasa sakit di bagian punggung belakang.
Ramuan minum:
sediakan sepotong daging kerbau bagain paha, sepotong daging sapi bagian paha, kesemuanya tanpa lemak, Lalu sediakan pula secukupnya daun bambu kuning, dan daun bayam duri (bayam liar), bawang merah dan kapulaga. Kemudian rebus kesemuanya dengan 8 gelas air kelapa dan 3 gela air perasan parutan wortel. Biarkan mendidih dan menjadi 4 gelas air rebusan yang tersisa.
Siapkan pula 2000 mg N-acetyl-paminophenol (parasetamol), sebutir sacharin, 100 mg citrun-acyd dan sejumput garam dapur. Haluskan kesemuanya hingga menjadi bubuk puyer, lalu bagi menjadi 4 bagian dan bungkus masing2 dengan kertas.
Cara minumnya adalah setiapa pagi, siang, malam sesudah makan, dan mejelang tidur malam. Masing2 sebungkus puyer dan segelas air rebusan ramuan diatas ditambah sesendok madu.
Ramuan minyak urut
Sediakan sebonggol umbi akar, tunas anak pisang saba, lalu parut dan peras airnya. Haluskan sejumput jinten hitam Rendam bubuk jinten hitam dalam air perasan umbi anak pisang saba selama beberapa jam. Kemudian tumis air perasan itu dalam setengah gelas minyak kelapa hijau, hingga kesemuanya menjadi minyak pekat, lalu tambahkan secukupnya minyak sereh, minyak kemiri dan minyak pepermint. Cara pemakaian digosokkan pada bagian punggung bagian bawah setiap saat, terutama sehabis mandi. Bangun tidur, maupun ketika hendak berangkat tidur baik siang maupun malam.
Ya santet emang ada dan akan tetap selalu ada, sampai kapanpun.
Ada satu cara yang ampuh, yang bila kita lakukan, insya Allah, kita dan keluarga kita akan terhindar selamanya dari serangan santet. Yakni kita senantiasa waspada dan eling, Artinya dengan meningkatkan iman dan taqwa kita akan senantiasa mendapat perlindungan keselamatan dari Allah SWT, kedua, hendaknya kita senantiasa berusaha menjga sikap dan prilaku kita, baik dan ramah kepada siapapun, menghidari permusuhan, tolong menolong,
Terakhir, apapun yang akan kita lakukan, apapun yang kita kerjakan, gak akan berarti bila gak ada dukungan dari yang kuasa, sesungguhnya ilmu hebat apapun yanga ada didunia ini dan kekuatan sebesar apapun yang dipunya manusia dan jin, gak ada apa2 dibanding Tuhan. “We are nothing…nothing…without support of God”, jadi ketika kita melakukan pengobatan apapun bentuknya usahakan…sekali lagi usahakan… mintalah pertolongan Tuhan, mintalah dukungan dari Nya, mudah2an semua yang kita lakukan di ridhoi dan si korban dapat disembuhkan. Semoga……